Translate
About Me
Rabu, 19 Oktober 2011
Buku Besar (Dasar Akuntansi)
Diposting oleh
M!
di
08.12
0
komentar
Selasa, 18 Oktober 2011
Pendahuluan Dasar Akuntansi
a. definisi akuntansi
- Fungsi dan KegunaanAkuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
- Proses KegiatanAkuntansi adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara menginterpretasikan hasil-hasilnya.
akuntansi dan tata buku
cabang akuntansi
- Akuntansi keuanganAdalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak ekstern seperti investor, kreditor, dan Bapepam.
- Akuntansi manajemenAdalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak intern organisasi atau manajemen.
- Akuntansi PemerintahAdalah cabang akuntansi yang memproses transaksi-transaksi keuangan pemerintah yang menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBN/APBD kepada rakyat melalui lembaga legislatif serta untuk kepentingan pihak-pihak yang terkait.
- Pencatatan Data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.
- Penjurnalan, yaitu menganalisis dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku harian)
- Melakukan posting ke Buku Besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke rekening Buku Besar.
- Penyusunan Neraca Saldo yaitu menyiapkan Neraca Saldo unttuk mengecek keseimbangan Buku Besar.
- Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahya pada Neraca Saldo.
- Membuat ayat-ayat penutup yaitu menjurnal dan memindahbukukan ayat-ayat penutup.
- Penyusunan Laporan Keuangan yaitu Laporan Rugi Laba, Laporaan Perubahan Modal dan Neraca.
Diposting oleh
M!
di
10.44
0
komentar
Jurnal (Dasar Akuntansi)
- Fungsi AnalisisYaitu untuk menentukan perkiraan yang di debet dan perkiraan yang dikredit serta jumlahnya masing-masing.
- Fungsi PencatatanYaitu untuk mencatat transaksi keuangan dalam kolom debet dan kredit serta keterangan yang perlu
- Fungsi HistorisYaitu untuk mencatat aktivitas perusahaan secara kronologis.
Diposting oleh
M!
di
10.38
0
komentar
Rabu, 05 Oktober 2011
Kata orang Singapura tentang Indonesia
Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.
Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya
melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..
Diposting oleh
M!
di
18.26
0
komentar
Siapa sebenarnya yang bodoh.?
Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka...
Tukang cukur berkata, "Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia"
"Apa iya?" jawab pengusaha
Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp. 1000 dan Rp. 500, lalu menyuruh Bejo memilih,
"Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!"
Diposting oleh
M!
di
18.21
0
komentar
Minggu, 18 September 2011
Neraca Lajur
Diposting oleh
M!
di
21.12
0
komentar
Rabu, 14 September 2011
Ayat Jurnal Penyesuaian
AYAT JURNAL PENYESUAIAN
Cash Basis dan Accrual Basis
Didalam pencatatan transaksi dikenal 2 metode pencatatan, yaitu metode kas (cash basis) dan metode akrual (accrual basis). Metode kas merupakan pencatatan transaksi yang mencatat pendapatan dan biaya setelah pendapatan maupun biaya benar-benar telah diterima per kas atau telah dibayar per kas. Sehingga tidak dikenal perkiraan piutang pendapatan maupun utang biaya. Sedangkan dalam metode akrual, transaksi dicatat berdasarkan saat terjadinya. Sehingga pendapatan maupun biaya akan diakui pada saat terjadinya, oleh karena itu akan timbul perkiraan piutang dan utang. Sesuai dengan Prinsip Akuntansi Indonesia, dengan metode akrual akan dihasilkan laporan keuangan yang mempertemukan semua pendapatan dan biaya dalam periode yang sama.
Penyesuaian Rekening
Penyesuaian pada prinsipnya juga merupakan transaksi, hanya saja transaksi tersebut bersifat khusus dan hanya dilakukan pada akhir periode menjelang penyusunan laporan keuangan. Biasanya hal ini disebabkan oleh dokumen-dokumen sumber yang pada akhir periode belum dibuat, sehingga transaksi tersebut belum tercatat dalam perkiraan yang bersangkutan. Oleh karena itu perkiraan-perkiraan tersebut perlu disesuaikan dengan suatu jurnal yang disebut jurnal penyesuaian. Sesuai dengan siklus akuntansi , jurnal penyesuaian dibuat setelah pembuatan neraca saldo.
Adapun perkiraan-perkiraan yang perlu disesuaikan adalah :
- Biaya dibayar dimuka
- Pendapatan diterima dimuka
- Biaya yang masih harus dibayar
- Pendapatan masih harus diterima
- Penyusutan aktiva tetap
- Kerugian piutang
Pencatatan Jurnal Penyesuaian
- Biaya dibayar dimuka
- dicatat sebagai persekot biaya
- dicatat sebagai biaya
Dicatat sebagai persekot biaya.
Jurnal 2 Februari 1986 :
Persekot asuransi Rp 120.000,-
Kas Rp 120.000,-
Jurnal penyesuaian :
Biaya asuransi Rp 120.000,-
Persekot asuransi Rp 120.000-
Dicatat sebagai biaya.
Jurnal 2 Februari 1986 :
Biaya asuransi Rp 120.000,-
Kas Rp 120.000,-
Jurnal penyesuaian :
Persekot asuransi Rp 120.000,-
Biaya asuransi Rp 120.000,-
Readmore »»
Diposting oleh
M!
di
06.52
0
komentar