Minggu, 18 September 2011

Neraca Lajur


A. PENGERTIAN
Neraca Lajur adalah kertas kerja berkolom-kolom untuk memudahkan dalam membuat penyesuaian dan penyusunan laporan keuangan.
Neraca Lajur disusun dengan memindahkan data-data Neraca Saldo dan Jurnal Penyesuaian..

Readmore »»

Rabu, 14 September 2011

Ayat Jurnal Penyesuaian

AYAT JURNAL PENYESUAIAN
Cash Basis dan Accrual Basis
Didalam pencatatan transaksi  dikenal 2 metode pencatatan, yaitu metode kas (cash basis) dan metode akrual (accrual basis). Metode kas merupakan pencatatan transaksi yang mencatat pendapatan dan biaya  setelah pendapatan maupun biaya benar-benar telah diterima per kas atau telah dibayar per kas. Sehingga tidak dikenal perkiraan piutang pendapatan  maupun utang biaya. Sedangkan dalam metode akrual, transaksi dicatat berdasarkan  saat terjadinya. Sehingga pendapatan maupun biaya  akan diakui pada saat terjadinya, oleh karena itu  akan timbul perkiraan piutang dan utang. Sesuai dengan Prinsip Akuntansi Indonesia, dengan metode akrual akan dihasilkan laporan keuangan  yang mempertemukan semua pendapatan dan biaya  dalam periode yang sama.
Penyesuaian Rekening
Penyesuaian pada prinsipnya juga merupakan transaksi, hanya saja transaksi tersebut bersifat khusus dan hanya dilakukan pada akhir periode menjelang penyusunan laporan keuangan. Biasanya hal ini disebabkan oleh dokumen-dokumen sumber  yang pada akhir periode belum dibuat, sehingga transaksi tersebut belum tercatat dalam perkiraan yang bersangkutan. Oleh karena itu perkiraan-perkiraan  tersebut perlu disesuaikan dengan suatu jurnal yang disebut jurnal penyesuaian. Sesuai dengan siklus akuntansi , jurnal penyesuaian  dibuat setelah pembuatan neraca saldo.
Adapun perkiraan-perkiraan yang perlu disesuaikan adalah :

  1. Biaya dibayar dimuka
  2. Pendapatan diterima dimuka
  3. Biaya yang masih harus dibayar
  4. Pendapatan masih harus diterima
  5. Penyusutan aktiva tetap
  6. Kerugian piutang

Pencatatan Jurnal Penyesuaian

  1. Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka adalah biaya yang terjadi atas pembelian suatu barang atau jasa. Pencatatan biaya ini dapat dilakukan dengan 2 cara:
  1. dicatat sebagai persekot biaya
  2. dicatat sebagai biaya
Contoh :  transaksi pada perusahaan angkuatan Bromo  pada 2 Februari 1986, dibayar premi asuransi Rp 120.000,- untuk periode  2 Februari 1986 – 2 Februari 1987. Maka jurnal dan jurnal penyesuaiannya ialah :

Dicatat sebagai persekot biaya.
Jurnal 2 Februari 1986 :
Persekot asuransi           Rp 120.000,-
Kas                                 Rp 120.000,-
Jurnal penyesuaian       :
Biaya  asuransi              Rp 120.000,-
Persekot asuransi           Rp 120.000-

Dicatat sebagai biaya.
Jurnal 2 Februari 1986 :
Biaya asuransi               Rp 120.000,-
Kas                                 Rp 120.000,-
Jurnal penyesuaian       :
Persekot asuransi           Rp 120.000,-
Biaya asuransi               Rp 120.000,-

Readmore »»
/*if you appreciate my work please do not delete or change this section*/
Template Powered By - Ziegey | Visit My Blogs